Jika Anda seorang dosen yang ingin mengikuti sertifikasi dosen (Serdos) di tahun 2025, maka pelatihan PEKERTI dan AA adalah dua hal penting yang wajib dipahami. Keduanya menjadi syarat utama dalam proses Serdos dan menjadi bagian dari peningkatan kompetensi dosen di Indonesia.
Lalu, apa itu PEKERTI dan AA? Kampus mana saja yang resmi menjadi penyelenggaranya di tahun 2025? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu PEKERTI dan AA?
1. Program PEKERTI (Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional)
PEKERTI adalah pelatihan dasar untuk dosen pemula guna meningkatkan kemampuan pedagogik dan teknik mengajar yang efektif. Materi pelatihan biasanya mencakup strategi pembelajaran, penyusunan RPS, dan metode evaluasi pembelajaran.
2. Program AA (Applied Approach)
Setelah mengikuti PEKERTI, dosen dapat melanjutkan ke program AA, pelatihan lanjutan yang lebih fokus pada penerapan teknik instruksional yang kreatif, interaktif, dan inovatif.
Perbedaan PEKERTI dan AA
| Aspek | PEKERTI | AA |
|---|
| Tujuan | Dasar-dasar teknik mengajar | Pendalaman dan penerapan pembelajaran inovatif |
| Peserta | Dosen pemula | Dosen berpengalaman (sudah ikut PEKERTI) |
| Output | Kemampuan dasar pedagogik | Kemampuan merancang dan menerapkan strategi pembelajaran kreatif |
| Durasi & Biaya | 3–5 hari, biaya berkisar 1–2 juta | Durasi lebih panjang, biaya bisa lebih tinggi |
Mengapa Harus Mengikuti PEKERTI dan AA?
- Syarat Wajib Serdos 2025
Sesuai ketentuan Kemendikbudristek, dosen yang ingin mengikuti Serdos wajib memiliki sertifikat PEKERTI dan AA. - Meningkatkan Kualitas Mengajar
Pelatihan ini dirancang untuk membantu dosen menyusun RPS yang baik, menerapkan metode pengajaran inovatif, hingga meningkatkan partisipasi mahasiswa. - Poin Tambahan Portofolio
Sertifikat PEKERTI dan AA menjadi nilai tambah dalam penilaian portofolio dosen saat seleksi Serdos. - Pengembangan Karier Akademik
Pelatihan ini dapat mendukung pengumpulan angka kredit, serta menunjang kenaikan jabatan fungsional dosen.
Format Pelatihan: Tatap Muka, Daring, atau Hybrid
Program PEKERTI dan AA dapat dilaksanakan secara:
- Luring (Tatap Muka)
- Daring (Online)
- Hybrid (Gabungan Online & Tatap Muka)
Tiap perguruan tinggi penyelenggara memiliki mekanisme dan kebijakan tersendiri, termasuk jadwal, biaya, dan metode pelaksanaan. Pastikan Anda memilih format yang sesuai dengan kebutuhan dan waktu Anda.
Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PEKERTI dan AA Tahun 2025
Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti No. 1636/E4/DT.04.01/2024 tanggal 16 Mei 2024, berikut ini adalah daftar resmi 59 perguruan tinggi penyelenggara PEKERTI dan AA tahun 2025:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Negeri Malang (UM)
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
- Universitas Negeri Makassar
- Universitas Negeri Padang
- Universitas Airlangga
- Universitas Negeri Surabaya
- Universitas Brawijaya
- Universitas Dian Nuswantoro
- Universitas Diponegoro
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Hasanudin
- Universitas Indonesia
- Universitas Islam Sultan Agung
- Universitas Jember
- Universitas Jenderal Soedirman
- Universitas Katolik WIdya Mandala Surabaya
- Universitas Lambung Mangkurat
- Universitas Lampung
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
- Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Universitas Muslim Indonesia
- Universitas Negeri Gorontalo
- Universitas Negeri Jakarta
- Universitas Negeri Makassar
- Universitas Negeri Malang
- Universitas Negeri Medan
- Universitas Negeri Padang
- Universitas Negeri Semarang
- Universitas Negeri Surabaya
- Universitas Negeri Yogyakarta
- Universitas Nusa Cendana
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Palangka Raya
- Universitas Pasundan
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Universitas Pendidikan Ganesha
- Universitas Sam Ratulangi
- Universitas Sanata Dharma
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Sriwijaya
- Universitas Sumatera Utara
- Universitas Syiah Kuala
- Universitas Tadulako
- Universitas Tanjungpura
- Universitas Tarumanegara
- Universitas Udayana
- Universitas Riau
- Universitas Cendrawasih
- Universitas Pattimura
- Universitas Muhammadiyah Purwokerto
- Universitas Muhammadiyah Makassar
- Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta
- Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
📌 Tips: Pilih perguruan tinggi yang terdekat atau yang membuka kelas daring agar lebih fleksibel. Pastikan penyelenggaranya terdaftar resmi agar sertifikat Anda diakui untuk Serdos.
Tips Mengikuti Pelatihan PEKERTI dan AA
- Cek informasi pelatihan di website kampus penyelenggara.
- Siapkan dokumen pendukung seperti SK pengangkatan dosen, portofolio, dan identitas diri.
- Lakukan pendaftaran jauh-jauh hari karena kuota pelatihan sering kali terbatas.
- Perhatikan juga biaya dan jadwal pelaksanaan agar sesuai dengan aktivitas Anda.
Penutup
Mengikuti pelatihan PEKERTI dan AA bukan hanya kewajiban administratif, tapi juga langkah nyata untuk meningkatkan kualitas sebagai pendidik profesional. Pastikan Anda memilih kampus penyelenggara yang resmi dan terpercaya, serta aktif mencari informasi terkini terkait jadwal dan ketentuan pelatihan.
Jangan tunda lagi, siapkan diri Anda untuk Serdos 2025 mulai dari sekarang!
